8 Tips Agar Raih Untung Besar Dalam Bisnis Sewa Properti

Posted on

Salah satu investasi yang selalu memberikan keuntungan adalah investasi di bidang properti. Namun, investasi properti juga memerlukan biaya yang tidak sedikit. Bagaimana cara meraih untung besar dalam bisnis sewa properti?

Bagi anda yang memiliki properti lebih dari satu, hal itu merupakan peluang besar untuk menjadikannya passive income yang bernilai besar. Sebelum anda memutuskan untuk menjualnya, anda bisa mempertimbangkan untuk menyewakan properti yang anda miliki untuk dijadikan sumber pendapatan.

Namun, tidak mudah juga untuk menyewakan properti, terdapat beberapa poin yang harus anda perhatikan untuk cepat mendapatkan penyewa dan untuk mendapatkan harga yang cukup memuaskan. Memang menyewakan properti tidak sesulit dibandingkan menjualnya. Menyewakan relatif lebih mudah, tapi menyewakan properti juga memiliki banyak risiko yang dapat merugikan apabila tidak cermat dalam mengelolahnya. Bagaimana cara meraih untung besar dalam bisnis sewa properti?

1. Mempersiapkan Diri Sendiri dan Tanggung Jawab

Cara meraih untung besar dalam bisnis sewa properti yang pertama adalah mempersiapkan diri dan tanggung jawab anda. Menyewakan properti pasti berbeda dengan menjualnya. Menjual artinya mengalihkan semua tanggungjawab kepada orang yang membelinya. Jadi, keseluruhan properti telah beralih kepada orang lain.

Sementara, menyewakan properti berarti anda akan memiliki penanggung jawab penuh terhadap properti. Misalnya, hal- hal fisik seperti kondisi bangunan, pajak bangunan, dan lain- lain. Sehingga diperlukan kesiapan, tanggung jawab, dan perencanaan finansial yang baik agar anda bisa menjadi penyewa yang baik.

2. Ketahui Nilai Sewa

Ketahui Nilai Sewa

Mengetahui nilai sewa properti adalah cara meraih untung besar dalam bisnis sewa properti. Agar anda tidak mendapatkan harga yang rendah di bawah harga pasar, penting untuk mengetahui nilai sewa harga properti ini. Jenis properti dan setiap daerah akan sangat memengaruhi harga sewa. Jadi, lakukanlah riset kecil-kecilan di area tempat properti anda. Anda bisa mengetahui harga sewa melalui laman internet yang menyediakan informasi sewa properti. Atau juga bisa berkonsultasi kepada keluarga, rekan, dan teman yang lebih mengetahui properti.

3. Selektif Kepada Calon Penyewa

Salah satu dari beberapa risiko yang akan anda temukan dalam menyewakan properti adalah menerima penyewa. Anda harus selektif kepada penyewa. Walaupun sulit untuk melihat karakter dari seseorang, minimal anda tahu dengan pasti identitas dan tujuan dia menyewa properti anda.

investasi rumah

Mengetahui identitas dan mempunyai data tentang penyewa adalah pencegahan yang harus dilakukan terhadap hal- hal yang tidak diinginkan. Misalnya, penyewa dapat menghindari penyalahgunaan properti kepada hal-hal yang negative atau menjadi informan bagi petugas hukum apabila penyewa melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum. Karena itu, selektif kepada calon penyewa adalah cara meraih untung besar dalam bisnis sewa properti.

4. Kontrak Perjanjian yang Jelas

Buatlah perjanjian kontrak yang jelasyang sudah melalui kesepakatan diantara penyewa san anda. Dengan kontrak yang jelas, anda dan penyewa dapat menghindari kesalahpahaman di kemudian hari. Pastikan anda dan penyewa memahami kewajiban dan tanggung jawab masing- masing.

5. Perawatan Properti

Ada baiknya anda memperhatikan kondisi fisik dari properti, sebelum memutuskan untuk menyewakan properti. Memperbaiki properti apabila sudah ada penyewa adalah hal yang sering dilakukan banyak orang. Dengan alasan mereka meminta anggaran sewa untuk memperbaiki properti.

Hal ini sedikit kurang efektif walaupun memang tidak salah juga. Dengan mengeluarkan banyak biaya untuk pembenahan, dana yang anda terima tidak bisa maksimal anda gunakan untuk perencanaan kedepan. Sebaliknya, pembenahan properti yang akan anda sewakan akan relatif lebih kecil apabila anda melakukan perawatan secara berkala.

6. Selalu Mengganti Kunci

Mengganti kunci setiap ganti penyewa harus dilakukan untuk alasan keamanan. Hal ini mengurangi risiko tindak kejahatan dan menghindari penyalahgunaan. Karena itu, selalu ganti semua kunci pada pintu depan dan pintu lainnya. Terutama pintu yang memiliki akses masuk dan keluar properti anda.

7. Jangka Waktu Sewa

Sebenarnya, jangka waktu sewa bermacam-macam. Namun, sistem sewa per tahun adalah hal yang lazim dilakukan untuk menyewakan properti. Banyak orang menyewakan properti dengan sistem per tahun, khususnya properti rumah tinggal.

Akan tetapi, apabila anda ingin menaikkan harga sewaktu-waktu, ini akan sulit saat menyewakan dengan sistem per tahun karena anda harus menunggu sampai tahun berikutnya. Selain itu, apabila dibayarkan dalam setiap tahun, banyak orang yang gagal dalam mengelola perencanaan finansial dari penghasilan properti tersebut.

Karena itu, sistem sewa yang perlu anda pertimbangkan adalah menyewakan dengan sistem bulanan. Dengan sistem bulanan, anda dapat dengan mudah mengalokasikan dana pada tiap bulannya untuk perawatan dan suransi. Selain itu, anda mempunyai kemudahan untuk menaikkannya sewaktu-waktu karena sesuatu hal.

8. Menggunakan Uang Deposit

Untuk menghindari kerusakan-kerusakan akibat ulah penyewa, salah satu trik yang dapat anda lakukan adalah memberlakukan uang deposit. Jadi, apabila penyewa akan menggunakan properti anda, ia akan lebih berhati-hati. Apabila terjadi kerusakan di luar tanggungjawab yang sudah tertera pada perjanjian kontrak, anda bisa mengambil dana deposit.

Selain itu, apabila terdapat kerusakan, anda tidak perlu repot menagih penyewa. Di samping itu, penyewa akan merasa untung karena uang deposit akan dikembalikan sepenuhnya kepada penyewa apabila tidak terjadi kerusakan. Itulah cara meraih untung besar dalam bisnis sewa properti.

Author Bio

Gravatar Image

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *